“Pak Utut ngomong gampang, nanti pendanaannya dari mana? Nah itu kan problemnya, berarti kan tentu ada konsep juga, dia (pecatur junior) harus dekat dari rumah pelatihnya, nah nanti tentu bukan semuanya ditanggung pelatih, itu yang sebenarnya saya pikirkan,” lanjut Utut.
PB Percasi kepengurusan Utut sendiri akan berakhir pada tahun ini. Namun, sejauh ini belum kelihatan siapa yang akan menggantikannya. Hanya saja, GM Utut tetap didorong untuk menjadi ketua umum PB Percasi lagi untuk satu periode ke depan.
Hal itu diungkapkan mantan Ketua Umum Pengprov Percasi DKI Jakarta Pandapotan Sinaga, yang kini menjabat Anggota DPRD DKI Jakarta fraksi PDIP.
“Saya pikir belum ada yang mampu mengimbangi Pak Utut untuk mengelola caturnya. Karena seperti yang dikatakan Pak Utut tadi, yang mengerti catur, yang mengetahui pelaku-pelaku catur adalah yang mengerti catur. Jadi gak semuanya paham untuk mengerti catur, dalam hal ini masih Pak Utut yang paham,” ujar Pandapotan yang juga salah satu Wakil Ketua Umum PB Percasi.
