Data dari Center for Strategic and International Studies (CSIS) menyebutkan rudal Sejjil memiliki panjang sekitar 18 meter dengan diameter sekitar 1,25 meter. Bobot peluncurannya diperkirakan mencapai 23,6 ton dan mampu membawa hulu ledak seberat sekitar 700 kilogram.
Rudal ini pertama kali diuji pada 2008. Namun, laporan terbuka terakhir mengenai uji coba sistem tersebut terjadi pada 2012.
Iran juga diyakini mengembangkan beberapa varian dari rudal Sejjil. Pada 2009, Teheran mengumumkan keberhasilan uji coba varian yang disebut Sejjil-2. Selain itu, terdapat laporan yang belum terkonfirmasi mengenai pengembangan varian baru yang disebut Sejjil-3.
Sejumlah laporan menyebutkan serangan terbaru Iran terhadap Israel kemungkinan menjadi penggunaan tempur pertama dari rudal tersebut. (far)
