Komnas HAM juga menyatakan akan memanggil sejumlah pihak untuk dimintai keterangan terkait kasus penyiraman tersebut. Namun, belum diungkap siapa saja pihak yang akan diperiksa.
“Saya belum bisa menyebutkan. Tunggu saja nanti informasinya. Kami pasti akan informasikan ke teman-teman seperti ini kalau nanti ada pihak yang kami undang ke Komnas HAM,” katanya.
Sejauh ini, lembaga tersebut telah berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk KontraS, serta instansi terkait lainnya.
Sementara itu, pihak RSCM menyatakan Andrie telah menjalani operasi terpadu setelah ditemukan gangguan aliran darah pada sklera mata kanan.
“Tim medis menemukan adanya kondisi iskemia (kekurangan aliran darah) kembali pada area bawah (inferior) sklera mata kanan sekitar 40 persen, yang menyebabkan penipisan jaringan di sekitarnya. Berdasarkan evaluasi tersebut, diputuskan untuk melakukan tindakan lanjutan guna menjaga kondisi jaringan dan mendukung proses penyembuhan,” demikian dikutip dari siaran pers Humas RSCM, Kamis (26/3).
