“Pasca dibukanya kembali pembatasan tersebut, terjadi lonjakan signifikan kendaraan logistik yang masuk ke pelabuhan, khususnya di lintasan Merak–Bakauheni dan Ketapang–Gilimanuk dengan kondisi antrian 3-10 kilometer . Kondisi ini berdampak pada peningkatan antrean kendaraan, namun tetap dalam kendali melalui penguatan manajemen operasional di lapangan,” jelas Heru.
Untuk merespons kondisi tersebut, ASDP terus melakukan percepatan layanan secara adaptif. “Kami mengoptimalkan pola Tiba–Bongkar–Berangkat (TBB), menambah trip dan armada kapal, serta melakukan pengendalian ritme kendaraan melalui buffer zone. Langkah ini dilakukan untuk memastikan arus kendaraan logistik tetap terlayani dengan baik tanpa mengganggu kelancaran arus penumpang,” tambahnya.
Terdistribusi Lancar
Secara akumulatif, realisasi penumpang yang telah kembali ke Pulau Jawa dari Sumatera pada periode 22 Maret 2026 hingga 30 Maret 2026 pukul 06.00 WIB (H s.d H+8) mencapai 814.821 orang atau 99% dibandingkan total penumpang yang berangkat dari Jawa ke Sumatera pada arus mudik (H-8 s.d H) sebanyak 822.950 orang.
