Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: Lebaran sebagai Ruang Rekat Sosial: Merawat Toleransi dalam Kebersamaan
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Nasional > Lebaran sebagai Ruang Rekat Sosial: Merawat Toleransi dalam Kebersamaan
Nasional

Lebaran sebagai Ruang Rekat Sosial: Merawat Toleransi dalam Kebersamaan

Di meja makan yang sama, perbedaan latar belakang melebur menjadi satu pengalaman bersama

Timur
Timur Published 22 Mar 2026, 11:47
Share
3 Min Read
Menteri Agama Nasaruddin Umar bersama Ignatius Kardinal Suharyo dalam kegiatan Open House Menag, di Jakarta pada Sabtu (21/03/2026). Foto: Dok Kemenag
Menteri Agama Nasaruddin Umar saat bersama Ignatius Kardinal Suharyo dalam kegiatan Open House Menag di Jakarta, Sabtu (21/3/2026). Foto: Dok Kemenag
SHARE

Sesekali, percakapan ringan terjalin di antara hidangan khas Lebaran. Ketika Menag memperkenalkan kuliner Indonesia kepada para duta besar dan mengajak mereka duduk bersama, yang terbangun bukan sekadar jamuan, tetapi ruang dialog yang cair. Di meja makan yang sama, perbedaan latar belakang melebur menjadi satu pengalaman bersama.

Di sinilah Lebaran menemukan relevansinya sebagai ruang sosial. Idulfitri bukan hanya perayaan internal umat, tetapi juga momentum untuk memperluas jangkauan empati. Memaafkan tidak berhenti pada relasi personal, melainkan berkembang menjadi kesediaan untuk memahami yang berbeda, merawat kebersamaan, dan menjaga harmoni dalam kehidupan bersama.

Apa yang tergambar dalam open house itu menunjukkan bahwa kohesi sosial tidak lahir dari keseragaman, melainkan dari perjumpaan yang terus dihidupkan. Toleransi tidak hadir sebagai konsep besar yang jauh, tetapi tumbuh dari gestur-gestur kecil, sapaan, senyum, dan kesediaan untuk duduk dalam satu meja makan bersama.

Lebaran, pada akhirnya, menjadi penanda kemenangan yang lebih luas: kemenangan sosial. Kemenangan ketika masyarakat mampu menjaga ikatan di tengah keberagaman, dan ketika perbedaan tidak menjadi sumber jarak, melainkan alasan untuk saling mendekat.

Baca Juga

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid (kanan) berdialog dengan seorang santri saat Forum Sahabat Tunas bertema “Cerdas, Sehat, dan Terlindungi” di Pondok Pesantren Qomarul Huda, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Selasa (5/5/2026), Dalam sesi interaktif tersebut, Meutya Hafid menyoroti tingginya penggunaan internet di kalangan remaja serta pentingnya pembatasan akses media sosial bagi anak guna mencegah dampak negatif, sekaligus menjadikan kegiatan ini sebagai ruang edukasi untuk meningkatkan literasi digital, mendorong penggunaan teknologi secara bijak, serta memperkuat karakter, kepercayaan diri, dan keseimbangan antara aktivitas di dunia nyata dan digital bagi generasi muda. Infopublik/Amiriyandi
Pesantren Benteng Utama Lindungi Anak dari Ancaman Digital
Jadi Program Unggulan, Nelayan Butuh Dukungan Asuransi
Cerita Warga Semarang Mengurus Roya Hanya Lima Menit Jadi
Previous Page123Next Page
GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: idul fitri, Idulfitri 1447 H, Kabinet Merah Putih, kementerian agama, Lebaran 1447 H, toleransi
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article Ilustrasi opor ayam dan ketupat lebaran. Foto: Istcok @Valens Hascaryo Cara Agar Kolesterol Tak Naik Tinggi usai Makan Opor Ayam & Rendang
Next Article WhatsApp Image 2026 03 22 at 11.00.20 Selain Ketupat, Apa Saja Makanan Khas Lebaran di Berbagai Negara?

TERPOPULER

TERPOPULER
Jelang AVC Men's Champions League 2026, di Pontianak, Bhayangkara Presisi, Bidik 4 Pemain Kelas Dunia
HeadlineOlahraga

Jelang AVC Men’s Champions League 2026 di Pontianak, Bhayangkara Presisi Bidik 4 Pemain Kelas Dunia

Jakarta Raya
Kolong Flyover Pasar Rebo Ditata Ulang, Area Skate Park Bakal Dimural
06 May 2026, 22:11
Headline
Habiburokhman Sebut KUHAP Baru Jawaban Atas Desakan Reformasi Polri
06 May 2026, 21:41
Nusantara
Menko Polkam Reaktivasi Desk Nasional Karhutla 2026, Sumsel Diminta Siaga Hadapi Musim Kemarau
06 May 2026, 22:29
Headline
Kasus PRT Tewas Lompat di Benhil, Majikan dan Perekrut Jadi Tersangka
06 May 2026, 22:45
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?