Di pagi yang sederhana itu, Lebaran tidak hanya dirayakan, tetapi dirawat sebagai ruang yang memperkuat sendi-sendi kebersamaan Indonesia.
“Selamat Idulfitri”. Sebuah kalimat sederhana, tapi menjadi pengingat bahwa ruang sosial yang kita rawat bersama adalah fondasi toleransi itu sendiri. Di sanalah kebersamaan menemukan maknanya, dan di sanalah kemanusiaan terus dijaga agar tetap hidup di tengah perbedaan. (tim)
