IPOL.ID- Rokok elektrik atau vape kerap dianggap sebagai alternatif yang lebih aman dibandingkan rokok tembakau. Namun di balik popularitasnya, terutama di kalangan anak muda, berbagai penelitian menunjukkan bahwa vape tetap menyimpan sejumlah risiko kesehatan yang tidak bisa dianggap ringan.
Dalam beberapa tahun terakhir, penggunaan rokok elektrik semakin marak di masyarakat. Alat ini bekerja dengan memanaskan cairan yang mengandung nikotin, perasa, serta berbagai bahan kimia lain hingga menghasilkan uap yang kemudian dihirup oleh penggunanya.
Karena tidak menghasilkan asap seperti rokok tembakau, vape sering dipersepsikan lebih “bersih” dan aman. Padahal, para ahli kesehatan mengingatkan bahwa rokok elektrik tetap memiliki dampak buruk bagi tubuh.
Berikut beberapa bahaya rokok elektrik yang perlu diketahui:
1. Berpotensi Menyebabkan Kecanduan
Cairan dalam vape umumnya mengandung nikotin, zat yang sama dengan yang terdapat pada rokok tembakau. Nikotin memicu pelepasan hormon dopamin di otak yang menimbulkan rasa senang sesaat.
