Dalam beberapa kasus, rokok elektrik dilaporkan dapat terbakar atau bahkan meledak. Insiden ini diduga berkaitan dengan masalah pada baterai perangkat vape, meskipun kasusnya tergolong jarang.
Meski begitu, risiko tersebut tetap menjadi perhatian karena dapat membahayakan pengguna maupun orang di sekitarnya.
Para ahli kesehatan menegaskan bahwa tidak ada produk rokok yang sepenuhnya aman bagi tubuh, termasuk rokok elektrik. Penggunaan vape tetap tidak dianjurkan bagi anak-anak, remaja, dewasa muda, maupun ibu hamil.
Kesalahpahaman yang menganggap vape lebih aman dari rokok konvensional membuat produk ini semakin populer di masyarakat. Padahal, berbagai dampak kesehatan yang ditimbulkan tetap perlu diwaspadai.
Kesadaran akan bahaya rokok elektrik diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk tidak mencoba atau mulai berhenti menggunakannya demi menjaga kesehatan jangka panjang.(Vinolla)
