IPOL.ID – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, sebelumnya telah menginstruksikan jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov DKI untuk melakukan penangkapan ikan sapu-sapu secara serentak.
Karena ikan sapu-sapu dianggap sebagai spesies invasif yang merusak ekosistem sungai dan tanggul di Jakarta.
Sejurus Camat Ciracas, Panangaran Ritonga memberikan penghargaan kepada lurah yang telah menangkap ikan sapu-sapu terbanyak di lingkungan wilayahnya bertugas, Senin (27/4/2026).
Penghargaan itu sebagai bentuk motivasi bagi kelurahan di Kecamatan Ciracas agar lebih semangat lagi dalam berburu ikan spesies invasif itu.
Ritonga mengatakan, juara pertama dalam penghargaan berburu sapu-sapu adalah Kelurahan Cibubur, kedua Kelurahan Rambutan dan terakhir Kelurahan Kelapa Dua Wetan.
“Kelurahan Cibubur sebanyak 227 kilogram, Kelurahan Rambutan 220 kilogram dan Kelurahan Kelapa Dua Wetan 119 kilogram,” ungkap Ritonga kepada wartawan, Senin.
Lebih lanjut, Ritonga mengaku, pekan ini pihaknya bakal menggelar penangkapan ikan sapu-sapu di salah satu waduk di Kelurahan Cibubur. Ditambahkan dia, di Waduk Cimanggis dekat Kali Cipinang.
