“Kami menyiapkan pampers untuk jemaah lansia yang membutuhkan, mobil golf untuk membantu mobilitas di area paviliun, dan payung kursi roda di semua terminal. Ini bagian dari ikhtiar kami agar jemaah, terutama lansia dan pengguna kursi roda, tetap terlindungi dan mendapat perhatian lebih sejak tiba di bandara,” terangnya.
Menurutnya, petugas harus peka dalam membaca kebutuhan jemaah. Apalagi, sebagian jemaah tiba dalam kondisi lelah setelah menjalani penerbangan panjang dari Tanah Air.
“Petugas kami minta bekerja cepat dan peka. Ada jemaah yang kuat berjalan, ada yang perlu dituntun, ada yang harus segera dibantu kursi roda. Semua harus dilayani dengan pendekatan yang sabar dan penuh empati,” katanya.
Penguatan layanan juga dilakukan melalui penempatan petugas di berbagai titik strategis untuk membantu jemaah saat antre, pengambilan bagasi, pemeriksaan dokumen, hingga proses keberangkatan menuju bus.
Daker Bandara juga akan terus melakukan evaluasi harian seiring bertambahnya kedatangan jemaah.
