Ia juga mengibaratkan masa purnabaktinya sebagai kertas putih tanpa catatan, yang menandai babak baru dalam perjalanan hidupnya setelah keluar dari gedung Mahkamah Konstitusi.
“Saya meninggalkan mahkamah, itu ibarat seorang bayi yang baru lahir ke dunia. Ibarat kertas putih yang tidak ada catatan apa pun,” katanya. (far)
