Menurutnya, pelanggaran pertama berkaitan dengan cakupan wilayah gencatan senjata yang seharusnya menyertakan Lebanon, sebagaimana dikonfirmasi oleh PM Pakistan Shehbaz Sharif selaku mediator. Namun, serangan di wilayah tersebut dilaporkan masih berlanjut.
Kedua, Ghalibaf menyebut aktivitas drone yang masih memasuki wilayah udara Iran setelah pengumuman gencatan senjata.
Dia juga menyinggung sikap AS dan Israel yang dinilai tetap menolak hak Teheran dalam melakukan pengayaan uranium. Padahal, isu tersebut merupakan salah satu elemen utama dalam proposal yang diajukan untuk membuka jalan damai.
Namin di sisi lain, Gedung Putih menegaskan penghentian seluruh aktivitas uranium tetap menjadi “garis merah” yang tidak bisa ditawar.
Sebelumnya, Trump sempat menyatakan kesediaan menerima proposal Iran sebagai dasar awal perundingan damai. Ia juga menyebut gencatan senjata sebagai langkah menuju stabilitas kawasan, dengan alasan bahwa target militer AS telah tercapai.
“Ini akan menjadi GENCATAN SENJATA dua arah,” tulis Trump di media sosialnya.

