Tujuan melibatkan 8 siswa SLB Tuna Rungu ini agar mereka memiliki kemampuan ke depannya untuk berwirausaha mandiri di rumah.
Ira menambahkan, selama proses produksi berlangsung, para siswa tuna rungu ini didampingi 1 guru dari pihak SLB Handayani untuk memudahkan komunikasi dengan siswa dan guru dari SMKN 3 Sukabumi.
Produksi berlangsung dari pukul 07.00 WIB sampai jam 14.00 WIB. Ada 8 jenis kue kering dihasilkan yaitu Kastangel, Cokelat Stick, Palm Cheese, Sagu Keju, Putri Salju, Rainbow Cookies, Black Cookies dan Nastar.
Harga produk variatif mulai dari kisaran Rp 35 ribu sampai Rp 97 ribu dan dipasarkan tidak hanya di kota dan kabupaten Sukabumi, tapi juga Cianjur, Bandung, Bogor dan terjauh DKI Jakarta.
“Alhamdulillah, total omset kali ini kurang lebih Rp 210 juta dan akan digunakan untuk pengembangan program sekolah. Di antaranya, peningkatan kompetensi pendidik, peserta didik dan tenaga kependidikan serta pengembangan sarana dan prasarana TEFA Cullinary untuk pembelajaran. Jadi siswa dan guru tak dapat honor, karena kegiatan ini adalah bagian dari pembelajaran. Tapi khusus bagi siswa, kami berikan bingkisan sebagai apresiasi,” tukas Ira.
