JPE mengambil inisiatif lebih dulu di set penentuan dan sempat unggul 3-1. Namun, konsistensi menjadi masalah bagi tim asuhan Pertamina. Neriman Ozsoy tampil menggila dan membawa Electric PLN berbalik unggul 8-4 hingga 12-8. JPE yang semakin tertekan tak mampu mengejar ketertinggalan, dan smes penutup memastikan kemenangan Electric PLN dengan skor 15-11.
Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi Jakarta Electric PLN Mobile untuk mengarungi sisa laga di Final Four. Sebaliknya, Jakarta Pertamina Enduro harus segera melakukan evaluasi, terutama terkait menjaga konsistensi permainan saat memasuki poin-poin krusial agar peluang menuju Grand Final tetap terbuka.
Usai laga pelatih JPE, Bullent Karsioglu mengatakan bahwa timnya banyak melakukan kesalahan, “Kita berusaha bermain fight, tapi banyaknya kesalahan sendiri menjadikan kami kalah tipis hari ini,” kata Bullent
Ia pun mengakui akan melakukan evaluasi menyeluruh untuk timnya, termasuk pemain asing barunya Irina Voronkova.
Sementara itu asisten pelatih Electric PLN Mobile, Yudianto mengaku bersyukur atas kemenangan hari ini, “Meski banyak kekurangan, tapi Alhamdulillah kami hari ini bisa memetik kemenangan penting di final four Proliga,” ujarnya.
