“Pada saat berbelok ke kiri untuk masuk ke terminal, bus bertabrakan dengan sepeda motor yang datang,” ujar Ojo.
Sepeda motor tersebut dikendarai ERJ yang saat itu tengah membonceng putrinya, DF (20). Saat kejadian, kondisi kedua korban terpental dan masuk ke kolong bus hingga kedua korban mengalami luka parah.
“Kondisi ERJ terluka berat dan meninggal dunia di TKP selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, sedangkan DF mengalami luka berat dan meninggal dalam perawatan di RSUD Pasar Rebo, Jakarta Timur,” ujar Ojo.
Kasus kecelakaan melibatkan bus dan unit motor Honda itu kini ditangani Unit Laka Tim I Satlantas Polres Metro Jakarta Timur.
Dalam kejadian itu, sejumlah barang bukti unit kendaraan motor Honda PCX dan bus serta dokumen kendaraan terkait diamankan polisi.
Sejumlah saksi juga telah dimintai keterangan oleh Polantas setempat guna proses penyelidikan lebih lanjut. (Joesvicar Iqbal)
