Sebelumnya, keributan antara petugas Damkar dan seorang warga terjadi di Pos Damkar Kecamatan Pinang, Jumat (10/4) sekitar pukul 14.30 WIB. Insiden ini kini ditangani kepolisian setelah kedua pihak melaporkan kejadian dengan versi berbeda.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa bermula saat petugas piket, Hidayat, sedang menjalankan tugas jaga dan berinteraksi dengan seorang pria di area pos. Interaksi itu kemudian memicu cekcok hingga berujung pada kontak fisik.
Dalam rekaman video yang beredar, suasana di lokasi terlihat memanas. Salah satu pihak tampak emosi, disertai aksi melempar botol air mineral dan gerakan agresif sebelum terjadi pemukulan. Akibat kejadian, Hidayat mengalami luka sobek di pelipis kiri dan memar di bagian mata. Dirinya melaporkan insiden tersebut ke Polsek Pinang sekitar pukul 15.30 WIB dan menjalani visum sebagai bagian dari proses penyelidikan. Pada pukul 17.00 WIB, Hidayat menjalani pemeriksaan medis di RS EMC Cipondoh.
Meski dalam kondisi terluka, yang bersangkutan tetap memberikan keterangan kepada polisi bersama sejumlah saksi hingga malam hari. Namun, kondisi Hidayat dilaporkan memburuk beberapa jam kemudian. Pada Sabtu (11/4) dinihari sekitar pukul 01.30 WIB, mengalami mual, pusing, telinga berdengung serta nyeri kepala hingga muntah. Dirinya kemudian dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat RS Hermina untuk penanganan lanjutan. Dokter merekomendasikan pemeriksaan lebih lanjut, termasuk CT scan kepala dan pemeriksaan saraf mata, guna memastikan tidak ada dampak serius akibat benturan. (bam)
