“Biasanya saya suka checkout barang karena takut ketinggalan tren atau tergoda diskon besar. Sekarang saya mulai berpikir lagi apakah barang itu memang dibutuhkan atau hanya keinginan sesaat saja,” kata salah satu siswa peserta kegiatan.
Selain itu, beberapa peserta berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan dengan tema-tema lain yang berkaitan dengan media sosial dan kehidupan remaja saat ini.
“Kami berharap nanti ada lagi kegiatan seperti ini, mungkin tentang penggunaan media sosial yang sehat atau tentang cyberbullying. Karena materi seperti ini sangat dekat dengan kehidupan kami sehari-hari,” ungkap salah satu peserta lainnya.
Melalui kegiatan ini, Tim PKM Universitas Pamulang tidak hanya memberikan edukasi tentang literasi iklan digital, tetapi juga mengajak siswa melakukan refleksi terhadap pola konsumsi dan penggunaan media sosial dalam kehidupan sehari-hari. Para peserta diajak memahami bahwa budaya konsumtif tidak hanya berdampak pada kondisi finansial, tetapi juga dapat memengaruhi kesehatan mental, rasa percaya diri, hingga pembentukan identitas sosial di ruang digital.
