Menurut Jabbar, beberapa jenis mainan harganya sudah tidak lagi terjangkau bagi kebanyakan kolektor.
“Mainan harganya bisa mahal karena unik, dibuat dari khayalan di masa lalu yang sekarang akhirnya khayalan itu terwujud karena perkembangan teknologi,” tukasnya.
Tak ayalnya, beberapa pabrikan ada juga yang masih memproduksi mainan sejenis dalam bentuk replika. Harga replika tentunya jauh lebih murah dibandingkan dengan aslinya.
“Kalau mainan yang original yang pasti harganya terbilang tinggi, punya kecenderungan naik lantaran kan diproduksi secara terbatas,” tutup Jabbar. (Joesvicar Iqbal)
