Dia meraih medali Emas kategori life science di NYIIA, Bronze Award di ACHO 2025 dengan produk inovatif bernama ‘Micromelt’ (obat kumur herbal antibakteri yang terbuat dari ekstrak tumbuhan jotang atau Acmella paniculata).
Dia aktif dalam kegiatan sosial bertajuk TAMASYA (Tausiah Ramadhan Al-Azhar Asy-Syarif Sumatera Utara)
6. Khoirul Adib
Santri asal Tuban (2002) ini belajar di Pesantren Darul Ilmi Meteseh Semarang. Dia adalah lulusan Terbaik Dengan IPK 3,97 sekaligus Peraih Penghargaan Skripsi Terbaik Tingkat Universitas.
Dia juga meraih Medali Emas di World Young Inventors Exhibition (Malaysia). Dia juga membawa pulang Medali Perak di Ajang Internasional Seperti World Invention Competition and Exhibition (Malaysia) dan World Invention Creativity Olympic (Korea Selatan).
Atas prestasinya, Khoirul Adib mendapatkan penghargaan Gubernur Jawa Timur sebagai Pemuda Utama Bidang Pengembangan Prestasi dan Hobi (2024). Dia juga memperoleh Beasiswa Program Belajar di Rochester Institute of Technology.
