Pembimbing KBIHU juga diminta lebih memfokuskan pembinaan kepada kesiapan manasik, kesehatan fisik, mental, dan spiritual jemaah menjelang wukuf.
Seluruh mobilitas jemaah juga wajib dilaporkan kepada petugas resmi, termasuk PPIH kloter dan petugas perlindungan jemaah, demi menjaga keamanan dan ketertiban selama operasional haji berlangsung.
Kemenhaj mencatat hingga 6 Mei 2026, sebanyak 267 kloter dengan total 103.690 jemaah serta 1.064 petugas telah diberangkatkan dari Indonesia menuju Arab Saudi.
Dari jumlah tersebut, 100.125 jemaah yang tergabung dalam 258 kloter sudah tiba di Madinah, sedangkan 42.340 jemaah dari 109 kloter telah berada di Makkah untuk melaksanakan umrah wajib dan mempersiapkan diri menuju puncak ibadah haji.
Pemberangkatan jemaah gelombang kedua melalui Bandara Jeddah juga mulai dilakukan sejak 6 Mei 2026. Kloter pertama berasal dari embarkasi Lombok (LOP-12) dengan jumlah 389 jemaah dan empat petugas.
“Kami mengingatkan jemaah gelombang kedua agar mengenakan pakaian ihram sejak dari embarkasi haji untuk mempermudah proses perjalanan dari Bandara Jeddah menuju Makkah,” ucap Ichsan.
