Lebih lanjut, Menpora Erick menyampaikan bahwa ke depan Kemenpora akan memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak dalam pembangunan olahraga di tingkat grassroot, khususnya dalam penyediaan tenaga pelatih dan wasit bola basket.
“Sesuai arahan Presiden, kita harus membangun talenta nasional. Program ini merupakan sinergi antara Kemenpora, Bappenas, Kemendikdasmen dan Kemendikbud. Salah satu fokusnya adalah meningkatkan jumlah pelatih dan wasit dengan melibatkan guru-guru yang berminat, kemudian memberikan sertifikasi melalui federasi,” jelasnya.
Sementara itu, Patrick Mariller menyampaikan bahwa kerja sama ini dilandasi oleh kesamaan visi kedua pihak dalam mempromosikan gaya hidup sehat, khususnya bagi anak-anak, melalui olahraga.
“Hari ini merupakan momen penting bagi FIBA. Kerja sama dengan MILO menjadi salah satu pencapaian strategis kami tahun ini. Kami berharap dapat terus menyebarkan semangat hidup sehat melalui olahraga bola basket hingga ke tingkat akar rumput,” tuturnya.
Pihak MILO Indonesia, melalui Alaa Sahaban, juga menyatakan dukungan penuh terhadap kerja sama strategis bersama FIBA, Kemenpora, dan Perbasi. Menurutnya, kolaborasi ini diharapkan mampu menjangkau lebih luas masyarakat dalam menggalakkan gaya hidup sehat.
