3. Menyusui Secara Rutin
Semakin sering bayi menyusu, semakin kuat rangsangan bagi tubuh untuk memproduksi ASI. Menyusui secara rutin juga membantu menjaga konsistensi dan kualitas ASI agar kebutuhan nutrisi bayi tetap terpenuhi.
4. Kelola Stres dan Istirahat yang Cukup
Kondisi mental ibu turut berpengaruh terhadap proses menyusui. Stres berlebihan dapat mengganggu produksi ASI. Oleh karena itu, ibu disarankan mendapatkan waktu istirahat yang cukup dan menjaga kesehatan emosional selama masa menyusui.
5. Simpan ASI dengan Cara yang Benar
Bagi ibu yang memerah ASI, penyimpanan yang tepat sangat penting untuk menjaga kualitas nutrisi dan antibodi di dalamnya. Gunakan wadah steril, simpan pada suhu yang sesuai, dan hindari kontaminasi agar ASI tetap aman diberikan kepada bayi.
Perlu diketahui, ASI dapat berwarna putih, kekuningan, kebiruan, hingga kehijauan dan masih tergolong normal. Karena itu, ibu tidak perlu panik jika mendapati warna ASI berbeda dari biasanya selama tidak disertai gejala lain yang mengkhawatirkan. Yang terpenting adalah menjaga pola makan, kesehatan tubuh, dan frekuensi menyusui agar kualitas ASI tetap optimal bagi tumbuh kembang bayi. (Vinolla)
