Begitupun saat dilakukan pemugaran pada tahun 1987 oleh Gubernur DKI Jakarta, R Soeprapto pada masanya, telah mengamanatkan bahwa Gedung Kesenian Jakarta dipersembahkan kepada warga kota, guna kiprah seniman pujaan bangsa, sebagaimana tertulis dalam prasasti pemugaran di depan Gedung Kesenian Jakarta.
“Pertunjukan musik akustik hangat, penuh talenta kemahiran seni berkualitas oleh Redrose dan Isyana, telah berhasil menguatkan kembali filosofi Gedung Kesenian Jakarta,” ungkap Rinaldi.
“Terima kasih telah membantu Gedung Kesenian Jakarta menjalankan perannya sebagai jembatan melalui nafas kesenian, menghidupkan, sekaligus sebagai rumah memori, membangun kisah, kenangan dan cerita,” ujarnya.
Rinaldi pun mengajak pelaku seni budaya lainnya agar menggunakan Gedung Kesenian Jakarta sebagai ruang ekspresi bagi sebuah karya seni budaya berkualitas, untuk dipersembahkan kepada warga kota.
“Sungguh luar biasa, saya dan seluruh penonton bisa turut merayakan pencapaian berkesenian Isyana Sarasvati, semoga kedepannya musisi dan pelaku seni budaya lainnya juga bisa menampilkan karya berkualitas yang setara di Gedung Kesenian Jakarta,” harap Rinaldi.

