“Dari sini, kemungkinan akan memakan waktu beberapa minggu untuk memulihkan arus kapal tanker. Kami memperkirakan 50 persen produksi akan kembali pada bulan September, dan 80 persen pada bulan Desember, sedikit lebih cepat dari sebelumnya,” jelas analis Morgan Stanley, dikutip dari Reuters, Selasa (16/6).
Hingga kini, pemerintah AS belum mempublikasikan rincian isi kesepakatan yang dicapai dengan Iran. Namun, Presiden Iran Masoud Pezeshkian telah menyatakan bahwa kesepakatan tersebut menjadi langkah penting untuk menghentikan pertempuran, meskipun efektivitasnya dalam mengakhiri konflik secara permanen masih menunggu perkembangan lebih lanjut. (far)
