Kursi tersedia hanya untuk 252 penonton, sesuai kapasitas Gedung Kesenian Miss Tjitjih.
“Untuk pemesanan tiket dilakukan melalui sistem daring, masyarakat berebut 252 kursi penonton tersedia. Tercatat total 15.261 interaksi pada laman pemesanan tiket pertunjukan ‘Nyai Dasimah’ di Gedung Kesenian Miss Tjitjih,” jelas Rinaldi.
Menurutnya, hal ini tentu menjadi pencapaian luar biasa dan menjadi jawaban atas kemudahan akses keterbukaan informasi publik terhadap pemesanan tiket pementasan rutin yang diselenggarakan di gedung-gedung dikelola oleh UP GPSB.
“Animo masyarakat terhadap pertunjukan seni budaya begitu tinggi, minat ini terlihat dari jumlah interaksi pemesanan e-tiket pertunjukan. Bahkan, tak jarang mereka yang tidak berhasil mendapat e-tiket tetap hadir langsung di gedung pertunjukan, berharap dapat mengisi bangku penonton pemilik e-tiket yang batal hadir,” ungkap Rinaldi.
“Menariknya, penonton Sandiwara Sunda Miss Tjitjih 1928 umumnya generasi muda dan usia pelajar SMP dan SMA bersama orang tua/wali mereka,” tambahnya.

