Kunjungan marathon ini akhirnya mencapai puncaknya di Fuel Terminal (FT) Sanggaran, Bali. Di hadapan jajaran manajemen dan pekerja, Komut Pertamina menegaskan bahwa FT Sanggaran bukan sekadar fasilitas operasional biasa, melainkan aset strategis nasional yang menjadi urat nadi kehidupan di Pulau Dewata.
“Terminal BBM Sanggaran merupakan aset strategis nasional yang menjadi tulang punggung ketahanan energi Bali. Keandalan pasokan harus dijaga karena setiap gangguan tidak hanya berdampak pada masyarakat, tetapi juga terhadap sektor pariwisata dan perekonomian daerah,” ujar Iriawan tegas.
Mengingat perannya yang sangat vital, ia menyoroti karakteristik lokasi FT Sanggaran yang menuntut standar pengelolaan risiko di atas rata-rata. Letaknya yang berada di kawasan pesisir dengan paparan gelombang laut tinggi, ditambah kedekatannya dengan permukiman padat penduduk, membuat aspek keselamatan tidak boleh ditoleransi. Pertamina diwajibkan menerapkan prinsip asset integrity, operational excellence, dan emergency preparedness secara konsisten tanpa celah.
