Menurutnya, pelaku awalnya meminta melakukan pembayaran menggunakan QRIS. Namun karena transaksi tidak dapat dilakukan, pelaku beralasan akan mengambil uang tunai terlebih dahulu.
“Dia awalnya minta bayar pakai QRIS, saya bilang tidak bisa. Jadi dia bilang mau ke Alfamidi Super tarik uang. Saya suruh majukan mobilnya, ternyata dia langsung tancap gas,” katanya.
Menyadari kendaraan tersebut melarikan diri, petugas sempat melakukan pengejaran. Namun mobil yang disebut mengarah ke wilayah Belopa itu tidak berhasil ditemukan.
“Itu mobil kabur mengarah ke Belopa, sempat saya cari sampai beberapa kilometer tapi tidak ketemu,” ujar Eca.
Dalam rekaman video yang beredar di media sosial, terlihat mobil Terios hitam tersebut sedang melakukan pengisian BBM di SPBU Binturu. Setelah pengisian selesai, kendaraan sempat berhenti di depan kantor SPBU sebelum akhirnya meninggalkan lokasi tanpa melakukan pembayaran.
Akibat kejadian tersebut, pihak SPBU mengalami kerugian sekitar Rp420 ribu. Manajemen SPBU Binturu mengimbau masyarakat yang mengetahui identitas pengemudi maupun pemilik kendaraan agar segera memberikan informasi.
