Masyarakat juga memaksimalkan fasilitas nonton bareng di sekitar venue. Panggung yang di seting menjadi tempat nonton bareng dipenuhi masyarakat.
Masyarakat Batam semakin menikmati menyaksikan pertandingan karena bisa kulineran jika perut kosong. Akses jalan masuk dipenuhi stand UMKM jualan makanan ringan dan berat.
“Luar biasa sekali kerja sama PERBASI Kepri dan Batam. Kami berharap event seperti ini memicu lahirnya pemain-pemain berkualitas dari Batam,” tegas Dewi.
Bagi masyarakat, ini pengalaman baru menyaksikan aksi para pebasket 3×3 dunia di Batam. Salah satu penonton asal Batam, Agung Prasetyo, mengaku takjub dengan atmosfer pertandingan yang begitu hidup sejak awal laga.
“Ini pengalaman menarik juga, karena aku biasa nonton di YouTube sekarang bisa ngeliat langsung. Semoga gelaran serupa dapat dihelat setiap tahun dan tim putra-putri Batam dapat berlaga mewakili Indonesia, sehingga masyarakat Batam tidak hanya jadi penonton saja,” harap Agung.
Hal senada diungkapkan oleh Riki Surya, penonton lainnya yang merasa bangga Kota Batam dipercaya menggelar ajang internasional.
