Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan, Pemprov DKI bakal segera menuntaskan persoalan yang terjadi di SDN Kebayoran Lama Selatan 09.
“Saya sudah dapat laporan dari jajaran terkait. Tentunya saya berikan perhatian khusus agar segera ditangani. Saya pastikan akan segera kami selesaikan,” tegasnya, Selasa (21/7).
Sebagai informasi, sebagian rangka atap SDN Kebayoran Lama Selatan 09 roboh pada November 2024. Berdasarkan rekomendasi teknis Suku Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan, kondisi bangunan dikategorikan rusak berat sehingga tidak lagi layak digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.
Sejak 27 November 2024, gedung sekolah dikosongkan demi mengutamakan keselamatan siswa, guru, dan tenaga kependidikan. Area sekolah juga telah diamankan untuk mencegah potensi risiko bagi warga sekolah.
Mulai 28 November 2024, sebanyak 270 siswa dipindahkan ke SDN Kebayoran Lama Selatan 11 yang berada di lokasi berdampingan. Kegiatan belajar mengajar dilaksanakan dengan sistem dua shift agar seluruh siswa tetap memperoleh layanan pendidikan secara optimal.
