“Sangat menyayangkan. Untung saja kantor desa tidak ikut terbakar. Kami mengapresiasi polisi yang bergerak cepat,” ujarnya, Rabu (15/7/2026).
Menurut Lukman, kerugian yang ditimbulkan bukan hanya bersifat material, tetapi juga memengaruhi rasa aman masyarakat.
“Bukan soal kerugian ganti kaca, tapi ada yang lebih urgent, yaitu rasa aman warga,” tegasnya.
Menindaklanjuti laporan masyarakat, aparat kepolisian bergerak cepat melakukan penyelidikan. Empat orang yang diduga terlibat berhasil diamankan di wilayah Kecamatan Sruweng pada Minggu (12/7/2026) dini hari.
Saat ini, Satreskrim Polres Kebumen masih mendalami kasus tersebut untuk mengungkap motif, peran masing-masing pelaku, serta kemungkinan adanya pelaku lain yang terlibat.
“Petugas masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap motif serta peran masing-masing pelaku,” ujar sumber kepolisian.
Polisi mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Proses penyidikan masih berlangsung dan perkembangan kasus akan disampaikan setelah penyelidikan lebih lanjut selesai.(Vinolla)
