4. Surat Al-’Ankabut Ayat 29: Ancaman Azab bagi Kaum Nabi Luth
Dalam Alquran surat Al-’Ankabut ayat 29 dijelaskan bahwa pelaku perbuatan homoseksual dan sejenisnya diancam dengan azab yang sangat pedih. Hal ini sebagaimana yang menimpa kaum Nabi Luth ‘Alaihissalam, yang dibinasakan melalui hujan batu sebagai bentuk hukuman dari Allah hingga mereka musnah dari muka bumi. Allah SWT berfirman:
وَلُوْطًا اِذْ قَالَ لِقَوْمِهِ اِنَّكُمْ لَتَأْتُوْنَ الْفَاحِشَةَ مَا سَبَقَكُمْ بِهَا مِنْ اَحَدٍ مِّنَ الْعٰلَمِيْنَ. اَئِنَّكُمْ لَتَأْتُوْنَ الرِّجَالَ وَتَقْطَعُوْنَ السَّبِيْلَ وَتَأْتُوْنَ فِيْ نَادِيْكُمُ الْمُنْكَرَ فَمَا كَانَ جَوَابَ قَوْمِهِ اِلَّآ اَنْ قَالُوا ائْتِنَا بِعَذَابِ اللّٰهِ اِنْ كُنْتَ مِنَ الصّٰدِقِيْنَ
Artinya: “(Ingatlah) ketika Luth berkata kepada kaumnya: ‘Sesungguhnya kamu benar-benar melakukan perbuatan yang sangat keji (homoseksual) yang tidak pernah dilakukan oleh seorang pun sebelum kamu di alam semesta. Pantaskah kamu mendatangi laki-laki (untuk melampiaskan syahwat), menyamun, dan mengerjakan kemungkaran di tempat-tempat pertemuanmu?’ Maka, jawaban kaumnya tidak lain hanyalah mengatakan: ‘Datangkanlah kepada kami azab Allah jika engkau termasuk orang-orang benar!’” (QS. Al-’Ankabut: 29)
Syekh Wahbah az-Zuhaili dalam kitabnya menjelaskan bahwa termasuk wujud keadilan dan rahmat Allah adalah membinasakan orang-orang yang zalim serta menyelamatkan orang-orang mukmin yang saleh.
Oleh karena itu, kaum Nabi Luth ‘Alaihissalam ditimpa hujan batu sijjīl yang berasal dari neraka, yang menghancurkan mereka hingga musnah dari muka bumi sebagai akibat dari perbuatannya.
فَكَانَ مِنْ عَدْلِ اللَّهِ وَرَحْمَتِهِ تَدْمِيرُ الظَّالِمِينَ، وَإِنْجَاءُ الْمُؤْمِنِينَ الصَّالِحِينَ، وَهَذَا مَا أَفَادَتْهُ الْآيَاتُ الْآتِيَةُ :لَقَدْ أَنْجَيْنَا لُوطًا وَمَنْ آمَنَ مَعَهُ بِرِسَالَتِهِ مِنْ أَهْلِهِ؛ لِإِقْرَارِهِمْ بِتَوْحِيدِ اللَّهِ تَعَالَى، وَطَاعَتِهِ، وَالِاسْتِقَامَةِ عَلَى أَمْرِهِ، وَاجْتِنَابِ مَحْظُورَاتِهِ وَنَوَاهِيهِ… وَأَنْزَلْنَا عَلَى قَوْمِ لُوطٍ حِجَارَةً مِنْ سِجِّيلٍ مِنْ جَهَنَّمَ، وَهُوَ الْحَاصِبُ فَأَهْلَكَتْ جَمِيعَهُمْ وَأَبَادَتْهُمْ، وَخَسَفَتِ الْأَرْضُ بِهِمْ
“Maka termasuk keadilan dan rahmat Allah adalah membinasakan orang-orang yang zalim dan menyelamatkan orang-orang mukmin yang saleh. Inilah yang dijelaskan oleh ayat-ayat berikut: Sungguh, Kami telah menyelamatkan Nabi Luth dan orang-orang yang beriman bersamanya dari kalangan keluarganya, sebab mereka mengakui keesaan Allah, menaati-Nya, istiqamah di atas perintah-Nya, serta menjauhi segala larangan dan hal-hal yang diharamkan-Nya. Dan Kami menurunkan kepada kaum Nabi Luth hujan batu dari sijjīl yang berasal dari neraka, yaitu hujan batu yang menghancurkan. Maka, batu-batu itu membinasakan mereka seluruhnya, memusnahkan mereka, dan bumi pun ditenggelamkan atas mereka.” (At-Tafsir al-Wasith [Damaskus: Dar al-Fikr al-Mu’ashir], vol. 2, h. 1883)

