“Kalau melihat posisi IUP-nya, tidak masuk akal PT Bosowa Mining melakukan pengapalan dari jetty di kawasan pesisir Morombo. Karena itu perlu dipastikan sumber ore yang dikapalkan benar-benar berasal dari wilayah IUP perusahaan,” ujarnya.
Berdasarkan dokumen profil perseroan, Huayuan Investment Singapore Pte. Ltd. tercatat memiliki 49 persen saham PT Bosowa Mining, sedangkan PT Bosowa Pasir Bara menguasai 51 persen saham. Xu Jingjin tercatat sebagai salah satu direktur perusahaan. Adapun penerima pembayaran dalam dugaan transaksi penjualan dokumen terbang disebut merupakan Direktur Operasional PT Bosowa Mining, Max Xu.
Atas dasar itu, KOSMAK meminta Kortas Tipidkor Polri segera meningkatkan penanganan perkara tersebut ke tahap penyelidikan dan penyidikan. KOSMAK juga meminta penyidik memeriksa seluruh pihak yang memiliki kewenangan operasional, termasuk dalam penerbitan Surat Keterangan Asal Barang (SKAB), dokumen pengangkutan, serta pelaksanaan perjanjian kerja sama maupun kerja sama operasional.
