Ia menambahkan, penggunaan pagar bukan kebijakan baru di lingkungan Pakuwon Group. Pagar serupa telah diterapkan di Royal Plaza Surabaya sejak 2006, sementara konsep desainnya mengacu pada Blok M Plaza di Jakarta.
“Seiring perkembangan kawasan Solo Baru, fasilitas juga perlu ditingkatkan. Ini merupakan bagian dari upaya perbaikan dan peningkatan standar keselamatan,” kata Sutandi.
Sementara itu, melalui keterangan resmi yang disampaikan kepada awak media, manajemen Pakuwon Mall Solo Baru juga menegaskan bahwa pemasangan pagar tidak berkaitan dengan isu potensi demonstrasi maupun kerusuhan yang belakangan beredar di media sosial.
Manajemen berharap masyarakat tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi serta tetap menjaga situasi yang aman dan kondusif di lingkungan sekitar pusat perbelanjaan.(Vinolla)
