IPOL.ID-Syarat desil dalam penerimaan bantuan sosial (bansos) bagi masyarakat Jakarta mendapatkan kritikan keras dari Sekretaris Fraksi Partai Demokrat DPRD DKI Jakarta, Lazarus Simon Ishak.
Anggota Komisi A DPRD DKI itu menilai penggunaan desil sebagai salah satu syarat penentuan penerima bantuan sosial (bansos) dapat menimbulkan ketidakadilan bagi masyarakat yang sebenarnya membutuhkan bantuan.
Lazarus meminta pemerintah mengevaluasi, bahkan menghapus, sejumlah indikator yang dinilai dapat membuat posisi desil warga meningkat secara tidak mencerminkan kondisi ekonomi sebenarnya.
“Kalau memang negara memberikan bantuan sosial pada warganya, jangan pakai syarat yang memberatkan,” kata Lazarus, Rabu (12/8/2026).
Lazarus mencontohkan warga yang memiliki pinjaman online (pinjol). Menurutnya, kepemilikan pinjaman tidak serta-merta menunjukkan seseorang memiliki kemampuan ekonomi yang baik. Justru, kata dia, masyarakat yang terpaksa menggunakan pinjol bisa jadi sedang mengalami kesulitan keuangan.
