“ Saya pastikan proses sesuai regulasi yang ada,” ujarnya.
Sorotan terhadap pelaksanaan razia ini semakin besar karena sejumlah pejabat utama Satpol PP-WH Aceh Utara tidak berada di lokasi ketika operasi berlangsung. Para pejabat tersebut diketahui sedang berada di Banda Aceh untuk mengikuti ujian profiling ASN.
Meski demikian, pihak Satpol PP-WH Aceh Utara memastikan kondisi tersebut tidak menghalangi proses pemeriksaan. Hasil klarifikasi terhadap kedua petugas dan pihak toko nantinya akan menjadi dasar untuk menentukan ada atau tidaknya pelanggaran serta sanksi yang diberikan.
Kasus ini pun menjadi perhatian karena menyangkut perilaku petugas saat menjalankan tugas penertiban di tengah masyarakat. Publik kini menunggu hasil pemeriksaan untuk memastikan fakta sebenarnya di balik rekaman yang viral tersebut.(Vinolla)
