IPOL.ID – Kemajuan pendidikan nasional membutuhkan kekuatan dari daerah. Pemerintah daerah memiliki posisi strategis dalam membangun kualitas sumber daya manusia, mengembangkan potensi wilayah, dan membuka konektivitas dengan dunia internasional. Dari kekuatan daerah tersebut, pembangunan nasional dapat bergerak lebih cepat dan merata.
Kota Padang menunjukkan modal yang kuat untuk mengambil peran tersebut. Pada 2025, Padang mencatat Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sebesar 84,93 dan menjadi yang tertinggi di Sumatera Barat selama empat tahun berturut-turut. Pada dimensi pendidikan, rata-rata lama sekolah masyarakat mencapai 11,64 tahun, sedangkan harapan lama sekolah mencapai 16,58 tahun. Modal tersebut terus dikembangkan Pemerintah Kota Padang melalui penguatan kualitas pendidikan, pemberian beasiswa, transformasi digital, serta perluasan kerja sama pendidikan dengan mitra internasional.
Hal tersebut disampaikan Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek), Fauzan saat menghadiri Seminar Pendidikan bertajuk “Sinergi Best Practice, Inovasi Sekolah, dan Kerja Sama Global untuk Padang Juara” di Auditorium Universitas Negeri Padang (UNP), Kamis (6/8). Kegiatan tersebut diikuti 2.334 peserta dari unsur kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan berbagai jenjang serta dirangkaikan dengan penandatanganan nota kesepahaman kerja sama pendidikan.
