Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: Gerakan Vaksinasi Kota Tangsel, Sebanyak 35 Ribu Warga Berpartisipasi
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Headline > Gerakan Vaksinasi Kota Tangsel, Sebanyak 35 Ribu Warga Berpartisipasi
HeadlineJabodetabek

Gerakan Vaksinasi Kota Tangsel, Sebanyak 35 Ribu Warga Berpartisipasi

Timur
Timur Published 30 Jun 2021, 10:00
Share
3 Min Read
WhatsApp Image 2021 06 30 at 07.27.23
Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie sedang meninjau kegiatan vaksinasi di bilangan Alam Sutera beberapa waktu lalu. (Mul/ipol.id)
SHARE

indoposonline.id – Pemerintah Kota Tangerang Selatan sukses memberikan vaksin kepada 35 ribu warga Tangsel pada Selasa, 29 Juni 2021. Pemberian vaksin ini dilakukan di lima titik berbeda seperti Universitas Pamulang, Mall Teras Kota, Sport Center Alam Sutra, Bintaro Xchange dan BSD Junction.

Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie menjelaskan bahwa dalam kegiatan ini, vaksinasi bisa didistribusi dengan baik. Sebanyak 35 ribu warga bisa mendapatkan vaksin yang diberikan pemerintah.

“Vaksin ini merupakan bentuk ikhtiar kami dalam mempersempit ruang penularan Covid-19. Sebagaimana yang diharapkan kita semua,” ujar Benyamin.

Dia menambahkan bahwa kriteria lokasi pemberian vaksin harus mempertimbangkan kuota, dimana pelaksanaannya tidak boleh berdesak-desakan dan juga harus memenuhi protokol kesehatan.

Baca Juga

Perusahaan pemilik gudang peptisida yang terbakar berjanji akan mencari zat penawar untuk menetralisir aliran sungai Cisadane yang tercemar
Gandeng Puslabfor, Polres Tangsel Selidiki Kebakaran Gudang Pestisida di Taman Tekno Tangsel
Anak Dinasihati Guru, Orang Tua di Tangsel Tempuh Jalur Polisi
9 Pelaku Penyekapan Modus Jual Beli Mobil di Tangsel Ditangkap

Sementara Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Pilar Saga Ichsan memastikan penyaluran vaksin akan penuhi target sebanyak 900 ribu pada bulan Desember mendatang. Sebab saat ini, vaksin sudah selesai diberikan kepada 150 ribu masyarakat.

Dia menjelaskan bahwa upaya pemberian vaksin ini diberikan melalui lima tempat yang sudah ditetapkan yang bisa diakses oleh seluruh masyarakat Kota Tangsel.

Untuk ketentuannya, Pilar menjelaskan diutamakan masyarakat yang memiliki KTP Tangsel. “Kalau yang daftar di RT, RW dan Puskesmas boleh yang domisili. Tapi kalau Halodoc dikunci sama kami untuk yang ber-KTP Tangsel karena khawatir terlalu banyak dari luar Tangsel,” ujarnya.

Pilar juga menjelaskan bahwa untuk vaksinasi massal dilakukan jika ada momen. Sehingga tidak setiap saat karena setiap hari Pemkot sudah membuka posko vaksin di Teras Kota dan Puskesmas yang ada di Kota Tangsel.

“Optimis lah insya Allah tergantung stok. Kami prinsipnya nakes siap karena dibantu sama IDI sama PPMI, perawat, bidan, sekolah kesehatan juga support. Kami pada prinsipnya optimis karena ini target yang harus dikejar 900 ribu di Desember,” ujar Pilar.

Adapun kesiapan Nakes terhadap target vaksinasi ini adalah seluruh nakes Kota Tangsel dari semua Puskesmas, Rumah Sakit dan Dinkes. “Makanya kami di-support juga dari kawan-kawan IDI dan sekolah kesehatan di Tangsel supaya begitu ada vaksin pencapaiannya bisa segera,” ujarnya.

Selain itu Kepala Dinas Kesehatan dr. Alin menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Tangsel juga terus melakukan pemeriksaan terkait dengan antigen untuk masyarakat. Guna melacak rantai penularan yang terjadi di tengah masyarakat.

Menurutnya, Tangsel menjadi daerah dengan status B yang mana dengan memanfaatkan antigen tidak perlu lagi melakukan swab PCR. “Kalau sudah antigen itu sudah positif tidak perlu PCR,” Katanya.

Sementara untuk vaksin itu sesuai dengan penggunaan. Sehingga dia berharap dengan terus dilakukannya vaksinasi, target vaksinasi 900 ribu orang bisa dipenuhi pada Desember mendatang. (Mul)

GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: benyamin davnie, pandemi covid, pilar saga ichsan, tangsel, vaksinasi Covid-19, Wali Kota Tangerang Selatan
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article WhatsApp Image 2021 06 29 at 22.55.20 RT 3 RW 1 Grogol Jakarta Barat Jalani Mikro Lockdown, Terdapat 14 Kasus Positif COVID-19 
Next Article reu india covid4 Ratusan Mayat Covid Muncul di Sungai Gangga India

TERPOPULER

TERPOPULER
IMG 20260523 WA0009
Gaya hidup

Berawal dari Hobi Koleksi Ribuan Mainan Action Figure dan Mobil-mobilan Berujung Jadi Cuan

HeadlineKriminal
Karyawati Cantik Dianiaya di JakLingko 49, Polsek Pesanggrahan Gerak Cepat Amankan Pelaku
23 May 2026, 20:00
Ekonomi
Berantas Praktik Penyimpangan Tata Niaga Ekspor SDA, Pemerintah Bentuk BUMN Khusus
23 May 2026, 15:26
Olahraga
Open Turnamen Japfa FIDE Rated 2026: Aditya dan Novendra Remis, GM Susanto Kalah 
23 May 2026, 21:42
Ekonomi
BRI bersama Pemerintah Dorong Penguatan Ekonomi Kreatif di Bali Melalui Akad Massal KUR 1.000 UMKM
23 May 2026, 14:41
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?