Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: BPJS Kesehatan Sosialisasikan Layanan Inklusif JKN ke Penyandang Tuna Netra di Jakarta Selatan
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Ekonomi > BPJS Kesehatan Sosialisasikan Layanan Inklusif JKN ke Penyandang Tuna Netra di Jakarta Selatan
Ekonomi

BPJS Kesehatan Sosialisasikan Layanan Inklusif JKN ke Penyandang Tuna Netra di Jakarta Selatan

Farih
Farih Published 14 Jan 2025, 17:35
Share
5 Min Read
BPJS Kesehatan Cabang Jakarta Selatan mengadakan sosialisasi mengenai kemudahan layanan administrasi Program JKN kepada penyandang tuna netra di Cilandak, Jakarta Selatan. Foto: Ist
BPJS Kesehatan Cabang Jakarta Selatan mengadakan sosialisasi mengenai kemudahan layanan administrasi Program JKN kepada penyandang tuna netra di Cilandak, Jakarta Selatan. Foto: Ist
SHARE

IPOL.ID – Tanggal 3 Desember tiap tahunnya diperingati sebagai Hari Disabilitas Internasional. Kesetaraan bagi penyandang disabilitas telah menjadi isu yang penting bagi masyarakat.

BPJS Kesehatan sebagai badan yang mengelola Prorgam Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) turut menaruh perhatiannya dalam memberikan pelayanan yang setara bagi penyandang disabilitas salah satunya melalui layanan administratif yang ramah untuk diakses oleh penyandang disabilitas baik layanan secara tatap muka maupun non tatap muka.

Pada Rabu (18/12), BPJS Kesehatan Cabang Jakarta Selatan mengadakan sosialisasi mengenai kemudahan layanan administrasi Program JKN kepada penyandang tuna netra.

Kegiatan yang berlangsung di bilangan Cilandak, Jakarta Selatan ini diikuti 148 penyandang tuna netra yang tergabung dalam Persatuan Tunanetra Indonesia (Pertuni).

Baca Juga

BPJS Kesehatan menghadirkan program “BPJS Menyapa” sebagai ruang menyerap aspirasi dan respons cepat bagi peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di SMA 8 Jakarta pada Senin (20/4/2026) pagi. (istimewa/dok. BPJS Kesehatan).
Perkuat Literasi di Kalangan Siswa Lewat BPJS Menyapa
Kepesertaan PBI JK Non Aktif? Ini Cara Cek dan Aktivasinya!
BPJS Kesehatan Bantu Pasien Hemodialisa Jalani Pengobatan Tanpa Beban Biaya

Kegiatan yang dihadiri langsung oleh Ketua Dewan Pimpinan Cabang Pertuni DKI Jakarta, Bapak Nursalim ini berlangsung hangat dan mendapat respon positif dari peserta

Nursalim mengungkapkan bahwa kegiatan sosialisasi dengan BPJS Kesehatan terkait Program JKN Bersama Pertuni merupakan kali pertama selama 15 tahun ia bergabung dalam komunitas ini.

Dirinya sangat mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh BPJS Kesehatan dalam menjangkau penerimaan informasi mengenai Program JKN secara luas dan masif, tak terkecuali kepada masyarakat yang memiliki keterbatasan seperti tuna netra. Menurutnya, hal ini menjadi bukti bahwa BPJS Kesehatan berkomitmen dalam menyediakan layanan yang inklusif bagi seluruh peserta Program JKN.

“Hadirnya BPJS Kesehatan sangat membantu kami dalam mendapatkan pelayanan kesehatan. Sebelum adanya Program JKN yang dikelola oleh BPJS Kesehatan, kami sering dihantui rasa khawatir mendapat penolakan dari fasilitas kesehatan untuk berobat karena tidak punya uang. Namun sejak program ini bergulir, kekhawatiran itu sudah tidak ada. Pengalaman saya pribadi, ketika anak saya harus menjalani rawat inap karena DBD, kami tidak ditagihkan biaya sama sekali dan mendapatkan,” ujar Nursalim.

Senada dengan penyampaian dari Bapak Nursalim, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Jakarta Selatan, Herman Dinata Mihardja menyampaikan bahwa prinsipnya sangat mendukung kegiatan peringatan Hari Disabilitas Internasional.

Ia menyampaikan bahwa sosialisasi ini sangat penting dilakukan agar isu-isu terkini dari Program JKN dapat diterima oleh seluruh peserta, termasuk oleh teman-teman penyandang tuna netra. Dirinya juga menyampaikan kegiatan ini sebagai implementasi visi BPJS Kesehatan untuk mewujudkan jaminan kesehatan yang inklusif.

“Kegiatan ini selain untuk bersilaturahmi, juga untuk memberikan informasi terkini terkait Program JKN terutama terkait dengan layanan yang memudahkan rekan-rekan yang memiliki keterbatasan. Terkhusus untuk masyarakat memiliki keterbatasan penglihatan, program JKN juga melayani operasi mata akibat katarak, glukoma, low vision, keratitis dan indikasi kesehatan mata lainnya sesuai dengan indikasi medis. Tak hanya terkait mata, program JKN ini juga dapat digunakan untuk penjaminan alat bantu kesehatan seperti protesa alat gerak, kruk, serta alat bantu dengar” jelas Herman.

Tak hanya terkait pelayanan kesehatan, dalam pemaparannya Herman menjelaskan bahwa BPJS Kesehatan berkomitmen menciptakan prosedur layanan yang inklusif untuk semua kalangan.

Hadirnya loket pelayanan prioritas di Kantor Cabang turut memudahkan pelayanan administratif bagi masyarakat yang termasuk dalam kategori prioritas, seperti lansia, ibu hamil serta disabilitas sehingga tidak antrean tidak bercampur dengan masyarakat umum.

Selain pemaparan materi, pada kesempatan kali ini turut menampung berbagai aspirasi terkait layanan program JKN dari masyarakat penyandang disabilitas. Salah satunya datang dari Dudung, 43 tahun yang menyarankan agar saat proses pelayanan adminsitratif maupun di fasilitas kesehatan disediakan pendamping bagi teman-teman disabilitas terutama tuna netra yang menurutnya akan memudahkan dalam memberikan pelayanan prima kepada peserta dengan kondisi khusus.

“Saya harap, BPJS Kesehatan dapat mengalokasikan beberapa petugas yang stand by baik di Rumah Sakit maupun di Kantor Cabang yang dapat mendampingi masyarakat berkebutuhan khusus agar kami dapat dengan mudah mengakses layanan tanpa perlu bingung dan merasa terdiskriminasi. Selain itu, fitur di Mobile JKN yang sudah baik kalau bisa ditambah fitur screen reader yang bisa lebih memudahkan bagi kami untuk mengakses layanan pada Mobile JKN,” pungkas Dudung. (RK/ma)

GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: bpjs kesehatan, JKN, Layanan Inklusif JKN, Penyandang Tuna Netra
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article hashim djojohadikusumo OJK Sarankan Bentuk Konsorsium Asuransi untuk Pembangunan Rumah Dalam Program Prioritas Presiden Prabowo
Next Article Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta, Desie Christiyana Sari (berjilbab).(Foto dok ipol.id) Desie Demokrat Usulkan Syarat Prestasi Peserta Didik bagi Penerima KJP

TERPOPULER

TERPOPULER
IMG 20260521 WA0179
Olahraga

Marciano Tutup Musornaslub KONI 2026, Hasilkan Keputusan Pengesahan AD/ART KONI dan Penetapan Tuan Rumah PON XXIII/2032

Tekno/Science
VIDA Ingatkan Risiko Penipuan Digital Kian Canggih, Berikut Tips Berkurban Aman dan Nyaman
21 May 2026, 19:20
nofollow
El Nino Picu Cuaca Panas hingga Oktober 2026, Dokter Ingatkan Risiko Katarak Akibat Paparan UV
21 May 2026, 17:41
HeadlineHukum
Kejati DKI Jakarta Tetapkan 3 Tersangka Korupsi di Kementerian PU, Langsung Ditahan
21 May 2026, 22:26
Gaya hidup
Lewat tiket Green, tiket.com Rekomendasikan 4 Destinasi Wellness dan Eco-Hospitality di Jawa Tengah
21 May 2026, 23:13
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?