IPOL.ID – Senin pagi kemarin menjadi momen bersejarah bagi para siswa dan orang tua di Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 13 Kota Bekasi.
Sebanyak 180 siswa diantar langsung oleh orang tua mereka ke Sentra Terpadu Pangudi Luhur (STPL), lokasi tempat SRMA 13 Kota Bekasi beroperasi.
Suasana penuh haru dan doa menyelimuti kedatangan mereka, menandai hari pertama pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang akan berlangsung selama tiga bulan ke depan.
Sebelum memulai rangkaian MPLS, para siswa terlebih dahulu menjalani pengecekan kelengkapan barang bawaan dan memasuki asrama sesuai dengan ketentuan sekolah.
Setelah itu, mereka berganti pakaian mengenakan seragam putih abu-abu khas Sekolah Rakyat—simbol kesetaraan dan semangat baru dalam menempuh pendidikan.
Orang tua yang mengantar tampak menahan haru saat melepas anak-anak mereka memulai perjalanan pendidikan di lingkungan baru. Banyak dari mereka memanjatkan doa agar putra-putrinya berhasil meraih masa depan yang lebih cerah.
Salah satu orang tua, Wuryani, ibu dari Khalid—siswa SRMA 13—mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaannya.
