IPOL.ID – Massa unjuk rasa melakukan pembakaran kabel dan menyalakan petasan di tengah Jalan Otista Raya, Jatinegara, Jakarta Timur, Jumat (29/8/2025) malam.
Akibatnya terjadi kemacetan panjang arus lalu lintas. Para pengendara roda empat dan dua akhirnya memilih untuk berbalik arah.
“Iya lebih baik balik arah, cari jalan alternatif saja khawatir terjadi apa-apa, kita sih menghindari hal yang tak diinginkan ya. Tapi kami dukung itu unjuk rasa para mahasiswa, para buruh, ojol dan warga masyarakat, biar anggota DPR tak lagi joget-joget ketawa ketiwi di bawah penderitaan rakyat yang semakin jadi,” kata Daru (43) pengendara motor yang juga karyawan swasta warga Jakarta Timur.
Tak lama berselang, sejumlah anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) berada di lokasi berupaya meredam massa agar kondisi kondusif.
Namun demikian kemacetan arus lalu lintas tidak terbendung terjadi pada dua lajur berbeda. Baik dari arah kawasan Kampung Melayu mengarah Cawang Kompor, begitu sebaliknya.
Setelah sebelumnya, massa sempat terlibat bentrokan dengan sejumlah aparat kepolisian di kawasan Jalan Otista Tiga, Jatinegara, Jumat pagi. Kericuhan di lokasi tidak terhindarkan ketika kepolisian menembakkan gas air mata ke arah massa berkerumun. Hal tersebut dilakukan polisi untuk membubarkan massa berkumpul.
