IPOL.ID – Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan aksi protes ratusan siswa SMAN 16 Cimarga, Kabupaten Lebak, Banten, yang mogok belajar menuntut kepala sekolah mereka dicopot dari jabatannya. Aksi ini bermula dari laporan seorang siswa berinisial IPL yang mengaku mengalami kekerasan fisik oleh kepala sekolahnya, Dini Fitria.
Dalam rekaman yang beredar, tampak sejumlah siswa membentangkan spanduk bertuliskan “Kami tidak akan sekolah sebelum kepala sekolah dilengserkan” di depan gerbang sekolah. Situasi sempat ricuh saat siswa lain ikut memprotes dan menuntut keadilan bagi rekannya.
Kasus ini mencuat setelah IPL melaporkan kepala sekolah ke Polres Lebak, lantaran merasa mendapat perlakuan kasar. Siswa tersebut mengaku ditampar dan ditendang setelah kedapatan merokok di lingkungan sekolah.
Menanggapi laporan itu, Kepala SMAN 16 Cimarga, Dini Fitria, membenarkan bahwa dirinya memang sempat menampar IPL. Namun ia membantah telah melakukan kekerasan berlebihan.
“Saya keplek (tampar) tapi nggak ada merah-merah acan. Ini spontan, keplekan perempuan, bukan membela diri saya keplek. Sekali. Nggak nendang,” ujar Dini dalam sebuah video klarifikasi, dikutip Selasa (14/10/2025).
