IPOL.ID- Memasuki tahun pembahasan APBD, Wamendagri Bima Arya meminta agar Pemprov menjadi penggerak perekonomian di tengah masyarakat.
Hal itu menilik pada belanja daerah saat ini yang berada masih di bawah tahun lalu. Berkurang 3 persen atau 4 persen jika dibandingkan dengan tahun sebelummya.
“Pemerintah pusat menginginkan agar pemprov menggerakkan roda ekonomi. Jadi jangan sampai kemudian uang yang dialokasikan untuk pemda ini tidak bergerak karena proses untuk kegiatannya lambat, bisa gagal lelang, gagal dalam perencanaan dan lainnya,” ujar Bima, Rabu (22/10/2025).
Dikatakannya, Mendagri dan Menkeu harus memaksimalkan pembelanjaan daerah. “Banyak faktor yang membuat uang itu tidak berputar karena angka menunjukkan belanja daerah saat ini masih di bawah tahun lalu, berkurang 3 persen atau 4 persen ketimbang tahun lalu,” katanya.
Hasilnya penelusuran yang dilakukan, tiap daerah memiliki persoalan yang berbeda-beda. “Di setiap daerah pasti kami tanya kendalanya sehingga tidak maksimal belanjanya. Ada yang hanya menunggu realisasi pencairan misalnya, ada yang karena ketidaksesuaian antara perencanaan dan kegiatan fisik itu. Jadi satu per satu dilihat,” kata dia.
