IPOL.ID– Proses transformasi Jakarta menuju Kota Global diharapkan mendapatkan dukungan dari seluruh pihak, tidak terkecuali alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI).
Hal itu didasari dengan pemikiran kritis dan komitmen pada nilai-nilai kerakyatan yang dimilikinya sebagai bekal mitra strategis pemerintah untuk merumuskan kebijakan yang lebih tepat bagi masyarakat.
“Alumni GMNI memiliki pengalaman, jejaring dan intelektualitas yang menjadi kekuatan penting bagi arah pembangunan Jakarta,” ujar Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat membuka Konferensi Daerah (Konferda) V Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Persatuan Alumni GMNI di Balai Agung, Balai Kota DKI, Sabtu (13/12/2025).
Menurutnya, langkah Jakarta menuju Kota Global mulai menunjukkan hasil, hal itu terlihat dari kenaikan peringkat dari 156 kota dunia menjadi peringkat ke-71. Hal itu didorong, fokus Pemprov DKI Jakarta menangani tiga tantangan utama perkotaan, yakni banjir, kemacetan dan polusi.
“Seluruh capaian ini merupakan hasil kerja sistematis Pemprov DKI bersama elemen masyarakat. Kami ingin memastikan pembangunan berlangsung secara inklusif dan berkelanjutan, serta membuka kesempatan yang adil bagi setiap warga untuk tumbuh, belajar dan berkontribusi bagi kemajuan Jakarta,” paparnya.
