IPOL.ID – Rusia mengumumkan rencana ambisius untuk membangun pembangkit listrik tenaga nuklir di Bulan dalam satu dekade ke depan. Proyek mercusuar ini dirancang untuk menyokong program luar angkasa nasional serta operasional stasiun riset bersama antara Rusia dan Tiongkok di satelit alami bumi tersebut.
Badan antariksa negara Rusia, Roscosmos, mengonfirmasi telah menandatangani kontrak dengan perusahaan kedirgantaraan Lavochkin Association untuk merealisasikan proyek ini sebelum tahun 2036.
Reaktor nuklir ini diproyeksikan menjadi sumber energi utama bagi infrastruktur kompleks di Bulan, mulai dari kendaraan penjelajah (rover), observatorium, hingga fasilitas di Stasiun Penelitian Bulan Internasional (ILRS).
“Proyek ini merupakan langkah penting menuju pembentukan stasiun ilmiah Bulan yang berfungsi secara permanen, sekaligus transisi dari misi satu kali menuju program eksplorasi Bulan jangka panjang,” demikian pernyataan Roscosmos, dilansir Reuters, Kamis (25/12).
Meski tidak menyebutkan kata “nuklir” secara eksplisit dalam rilis kontrak terbaru, keterlibatan Rosatom (perusahaan nuklir negara) dan Kurchatov Institute (lembaga riset nuklir terkemuka Rusia) mempertegas teknologi yang akan digunakan.
