IPOL.ID – Pemerintah berupaya menghadirkan sekolah sebagai ruang belajar yang aman, nyaman, dan inklusif melalui Program Revitalisasi Satuan Pendidikan dengan meresmikan 100 sekolah di wilayah Tangerang Raya di SD Islam Ruhama Lab School Cirendeu, Kota Tangerang Selatan, Banten, pekan ini.
Pada tahun 2025, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) telah melaksanakan program Revitalisasi Satuan Pendidikan di Provinsi Banten menjangkau 323 sekolah yang terdiri atas 15 PAUD, 107 SD, 75 SMP, 52 SMA, 60 SMK, 8 SLB, 1 SKB, dan 5 PKBM, dengan total nilai bantuan sebesar Rp380 miliar.
Khusus di wilayah Tangerang Raya yang meliputi Kota Tangerang Selatan, Kota Tangerang, dan Kabupaten Tangerang, tercatat 96 sekolah penerima Revitalisasi yang terdiri atas 3 PAUD, 23 SD, 13 SMP, 30 SMA, 21 SMK, 2 SLB, dan 4 PKBM, dengan total nilai bantuan sebesar Rp105 miliar.
Di Kota Tangerang Selatan, Revitalisasi dilakukan pada 22 sekolah yang terdiri atas 1 PAUD, 8 SD, 2 SMP, 5 SMA, 5 SMK, dan 1 SLB, dengan total nilai bantuan Rp24 miliar. Di Kota Tangerang, terdapat 16 sekolah penerima revitalisasi yang meliputi 2 SD, 1 SMP, 6 SMA, dan 7 SMK, dengan total nilai bantuan Rp26,2 miliar. Sementara itu, di Kabupaten Tangerang, Revitalisasi menjangkau 58 sekolah yang terdiri atas 2 PAUD, 13 SD, 10 SMP, 19 SMA, 9 SMK, 1 SLB, dan 4 PKBM, dengan total nilai bantuan sebesar Rp55,6 miliar.
Dalam sambutannya, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, menegaskan bahwa Revitalisasi sekolah merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam memastikan satuan pendidikan menjadi ruang belajar yang layak dan bermartabat. “Program Revitalisasi Satuan Pendidikan merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam memastikan sekolah-sekolah kita menjadi tempat belajar yang layak, aman, dan mendukung pembelajaran bermutu bagi seluruh anak Indonesia,” ujar Menteri Mu’ti. (ahmad)
