IPOL.ID – Polri menegaskan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap penggunaan senjata api (senpi) oleh personelnya. Langkah ini diambil menyusul insiden tewasnya seorang remaja berinisial BEP (18) di Makassar, Sulawesi Selatan, akibat tembakan dari senjata milik anggota kepolisian.
Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko
mengatakan proses analisis dan evaluasi merupakan bagian rutin dalam setiap kegiatan kepolisian, baik pada tahap perencanaan, pelaksanaan, maupun setelah kegiatan berlangsung.
“Proses evaluasi itu, ‘kan, setiap saat. Setiap langkah-langkah dalam kegiatan operasional maupun pembinaan kepolisian, itu ada yang namanya analisa dan evaluasi, baik itu sebelum, pada saat proses perencanaan, menganalisa dan mengevaluasi pada program kegiatan sebelumnya, pada saat melaksanakan, sampai dengan pascakegiatan,” katanya, Kamis (5/3).
Mekanisme tersebut juga melibatkan fungsi pengawasan di berbagai tingkatan untuk memastikan setiap prosedur dijalankan dengan benar.
