IPOL.ID – Pemerintah Indonesia mengimbau masyarakat untuk sementara menunda rencana keberangkatan ibadah umrah menyusul meningkatnya eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah yang dinilai masih berpotensi memengaruhi situasi keamanan regional.
Imbauan tersebut disampaikan pemerintah sebagai langkah mitigasi guna melindungi keselamatan warga negara Indonesia, sekaligus memberikan waktu bagi otoritas terkait untuk terus memantau perkembangan situasi sebelum aktivitas perjalanan ibadah kembali berjalan normal.
Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan, pemerintah saat ini masih memberlakukan imbauan penundaan keberangkatan umroh hingga situasi keamanan di kawasan tersebut dinilai lebih kondusif.
“Memang sementara ini, kita terkait dengan keberangkatan umroh masih dalam peraturan mengimbau untuk menunda keberangkatan, karena eskalasi dari konflik. Kita tidak tahu perkembangannya seperti apa,” ujar Dahnil, dikutip Rabu (11/3/2026).
Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan bentuk antisipasi pemerintah untuk menghindari risiko bagi jamaah di tengah situasi keamanan yang belum stabil. Pemerintah menilai perkembangan konflik di kawasan Timur Tengah masih sangat dinamis sehingga diperlukan langkah kehati-hatian.
