IPOL.ID – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, melontarkan pernyataan mengejutkan terkait masa depan Selat Hormuz. Dalam wawancara di Florida pada Senin (23/3) waktu setempat, Trump menyatakan ambisinya untuk mengelola jalur minyak vital tersebut bersama pemimpin tertinggi Iran atau Ayatollah, sembari mengisyaratkan bakal adanya perubahan rezim di Teheran.
Trump meyakini bahwa Selat Hormuz akan segera dibuka kembali jika negosiasi yang tengah berlangsung membuahkan hasil. Meski tidak merinci siapa sosok Ayatollah yang dimaksud, Trump membayangkan skema kendali bersama atas selat yang menjadi jalur bagi 20 persen pasokan minyak dan gas alam cair global tersebut.
“Mungkin saya. Mungkin saya dan Ayatollah, siapapun Ayatollah itu, siapapun Ayatollah berikutnya,” ujar Trump dilansir dari Reuters.
Lebih lanjut, Trump menegaskan serangkaian serangan AS-Israel yang menyasar jajaran kepemimpinan senior Iran akan memicu transisi kekuasaan yang signifikan. Ia memprediksi perubahan rezim akan terjadi secara otomatis.
