IPOL.ID-Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) JD Vance mengatakan pembicaraan damai dengan Iran mandek. Salah satu penyebabnya karena Teheran tak setuju syarat Washington mengenai program nuklir Iran.
Kepada wartawan CNN di Pakistan, Vance menjelaskan Iran tak mau berkomitmen berhenti mengembangkan senjata nuklir, yang menjadi salah satu syarat AS dalam negosiasi.
“Faktanya, kita perlu melihat komitmen tegas bahwa mereka tidak akan berupaya memiliki senjata nuklir dan mereka tidak akan berupaya mendapatkan alat-alat yang memungkinkan mereka memperoleh senjata nuklir dengan cepat,” kata Vance, seperti dikutip CNN, Minggu (12/4).
“Pertanyaannya adalah, apakah kita melihat komitmen mendasar dari Iran untuk tidak mengembangkan senjata nuklir, bukan hanya sekarang atau dua tahun dari sekarang, tetapi untuk jangka panjang? Kita belum melihat itu. (Tapi) kita berharap akan melihatnya,” lanjut Vance.
Pada Minggu pagi, Vance mengumumkan bahwa pembicaraan damai dengan Iran telah berakhir tanpa kesepakatan usai berlangsung 21 jam sejak Sabtu (11/4).
