IPOL.ID – Pemerintah Arab Saudi kian memperketat bagi siapa pun yang ingin memasuki Kota Suci Makkah. Para jemaah haji Indonesia pun kini diwanti-wanti untuk tidak lagi bepergian sendirian dan wajib menerapkan sistem pendamping atau buddy system.
Kepala Seksi Pelindungan Jemaah (Linjam) PPIH Daerah Kerja Makkah, Tulus Widodo menyatakan setiap aktivitas, baik oleh petugas maupun jemaah, sebaiknya dilakukan secara berkelompok, minimal tiga orang.
“Untuk petugas maupun jemaah, yang harus dijaga, yang harus dibuat, setiap pergerakan pastikan melakukan secara ‘buddy system’. ‘Buddy system’ dalam hal ini tidak berdua, kami imbau minimal tiga orang,” kata Tulus di Makkah, Selasa (28/4).
Langkah ini merupakan bentuk antisipasi terhadap berbagai risiko yang mungkin merugikan jemaah selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.
“Untuk itu kami mengimbau khususnya untuk petugas, apabila melakukan perjalanan pastikan ‘buddy system’ tidak dua orang, tapi tiga orang,” ujarnya.
Selain soal mobilitas, jemaah juga diingatkan untuk selalu membawa Kartu Nusuk saat sudah tiba di Makkah, terutama ketika beraktivitas di luar hotel.
